Tanpa Keterlibatan Masyarakat, FOLU Net Sink 2030 Sekadar Omon-Omon

Mediaumat.info – Direktur The Economics Future Institute (TEFI) Dr. Yuana Tri Utomo menyatakan tanpa keterlibatan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan penyerapan emisi karbon, program FOLU Net Sink 2030 berisiko sekadar omon-omon (omong kosong).

“Tanpa keterlibatan masyarakat program ini tentu berisiko menjadi sekadar omon-omon, menjadi sekadar kebijakan di atas kertas tanpa implementasi yang efektif di lapangan,” tuturnya dalam Kabar Petang: Banjir Kritik Setelah Kader PSI Ramai-Ramai Masuk FOLU Net Sink, Ahad (23/03/2025) di kanal YouTube Khilafah News.

Jadi, tegas Yuana, pemerintah memang harus mengambil langkah konkret untuk memastikan partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan dan keberhasilan FOLU Net Sink 2030 ini.

Maka, tegasnya, pemerintah harus meningkatkan akses informasi dan transparansi data. “Bisa melalui platform digital untuk pemantauan publik untuk laporan berkala, untuk konsultasi,” ujarnya.

Pemerintah juga, usulnya, bisa mewajibkan masyarakat ikut berpartisipasi dalam pengawasan.

“Partisipasi masyarakat dalam pengawasan program ini bahkan bisa dengan tim pemantauan pelatihan dan pemberdayaan komunitas lokal terkait perubahan fungsi hutan, teknik konservasi, tata cara melaporkan jika menemukan pelanggaran lingkungan,” ucapnya.

Yang tidak kalah pentingnya, sebut Yuana, pemerintah juga wajib menyediakan mekanisme whistle blower (pihak yang mengetahui dan melaporkan tindak pidana tertentu) untuk melaporkan malpraktik atau penyimpangan yang terjadi.

“Misalnya ketika masyarakat menemukan ada penyalahgunaan dana atau deforestasi yang ilegal atau proyek yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Harus bisa dengan mudah masyarakat melaporkannya kepada pihak yang berwajib. Bisa melalui hotline aplikasi atau website dan tentu pelapor harus ada perlindungan hukum,” bebernya.

Kritik Yuana, apabila melaporkan justru malah ditindak malah menjadi kontraproduktif.

“Jadi pelapor harus ada perlindungan hukum bahkan kalau perlu dikasih reward tapi sekali lagi ini problemnya problem yang sangat sistemik,” cetusnya.

Seperti diketahui, FOLU Net Sink 2030 atau Serapan Bersih Kehutanan dan Penggunaan Lahan Lainnya (Forestry and Other Land Use Net Sink) 2030 adalah program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan serapan emisi karbon dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya. Ditargetkan, pada 2030 serapan lebih tinggi dibandingkan jumlah emisi.[] Novita Ratnasari

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediauma

Share artikel ini: